Manfaat Jahe untuk Kesehatan dan Jenis Minuman dari Jahe

Manfaat Jahe untuk Kesehatan dan Jenis Minuman dari JaheJahe merupakan rempah-rempah yang banyak digunakan sebagai bahan makanan dan juga untuk obat tradisional. Jahe memiliki nama latin Zingiber Officinale yang sudah banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia maupun mancanegara. Jahe terdiri atas 3 jenis diantaranya jahe putih besar, jahe merah dan jahe putih kecil. Jahe sering digunakan sebagai peningkat imunitas terutama jika sedang masuk angin dan flu. Banyak juga menggunakan jahe sebagai jus untuk memberikan manfaat pada kulit wajah dan digunakan sebagai bahan penyusun kosmetik sebagai antioksidan dan antiseptik. Manfaat jahe untuk tubuh dan makanan cukup banyak terutama bagi kesehatan jika dikonsumsi dengan baik.

Berikut adalah manfaatnya:

  • Aroma jahe dapat menenangkan dan mencegah terjadinya mual, bagi pasien yang melakukan kemoterapi dan merasakan pusing atau migrain dapat mengonsumsi jahe sebagai peredamnya.
  • Dapat menjaga kesehatan sistem pencernaan untuk mencegah penyakit yang berhubungan dengan pencernaan seperti asam lambung, perut kembung dan juga sembelit.
  • Dapat menjaga kesehatan otak dan menghambat terjadi peradangan di otak sehingga fungsi otak dapat bekerja dengan baik, kognitif bertambah dan demensia akan berkurang.
  • Jahe dapat menyerap sinar UV sebagai penyebab rusaknya DNA, ekstrak jahe akan menghasilkan antioksidan untuk tubuh sehingga memberikan perlindungan terhadap sinar UV.
  • Memberikan dukungan terhadap metabolisme karbohidrat dan lipit serta memberikan efek untuk menjaga kestabilan gula darah, sekaligus terhindar dari kerusakan mata.
  • Sangat baik untuk penderita hipertensi karena menjaga tekanan darah tetap stabil.
  • Olahan jahe baik untuk penderita osteoarthritis terutama ekstrak jahe.

Selain itu, manfaat jahe adalah menghilangkan nyeri otot dengan mengonsumsi jahe selama 6 minggu. Kandungan dalam jahe akan menstabilkan tekanan darah sehingga kardiovaskular akan terjaga dan sebagai obat alami penyakit jantung. Peradangan pada tubuh seperti kemerahan dapat disembuhkan sebagai jahe sebagai antiviral, antibakteri dan anti inflamasi. Sebagai salah satu bahan makanan, jahe dapat mengurangi resiko terjadinya kanker usus, meredakan alergi yang terjadi, dan memberikan efek hangat terhadap tenggorokan dan mencegah kebotakan.

Berikut adalah minuman dari jahe diantaranya:

  • Wedang ronde merupakan minuman asli dari Solo dengan rebusan jahe, menggunakan kacang tanah, serai, rode, potongan roti, tambahan gula merah, daun pandan untuk membuang ronde menjadi hangat.
  • Bandrek merupakan minuman dari jahe dengan jahe kental dan tambahan gula merah, disajikan dengan daging buah yang dikerok sehingga terasa lebih gurih.
  • Sekoteng merupakan minuman dari Jawa Tengah dengan air resan jahe, memiliki tambahan kacang hijau, pacar cina, kolang-kaling, potongan roti, tampilannya mirip dengan wedang ronde tetapi rasanya lebih creamu dan legit.

Selain itu, Bir Pletok merupakan minuman khas Betwai dengan menggunakan jahe, kapulaga, serai, merica hitam, pandan, kayusecang dan kayu manis. Warna minuman ini adalah merah dengan pengaruh dari kayu secang. Wedang Uwuh merupakan minuman dari Jogja dengan rasa manis da pedas, menggunakan bahan kayu manis, akar dan daun serai, gula batu, kayu secang dan menggunakan air rebusan jahe. Dapat juga menggunakan olahan bajigur dan wedang secang.

Berdasarkan fakta manfaat jahe sebagai anti jamur yang dapat melawan berbagai penyakit jamur pada kulit tubuh. Apabila dikonsumsi secara rutin sebagai minuman dan makanan maka dapat menurunkan resiko terkena penyakit kanker. Jahe juga dapat menurunkan kolesterol dalam penggunaan jangka waktu tertentu. Rasanya yang hangat sangat cocok untuk cuaca dingin dan pada malam hari. Kandungan dalam jahe tidak perlu penambahan yang berlebihan terutama jika menggunakan gula terlalu banyak.